Mengenal Lebih Jauh Penyakit Thalasemia dan Cara Mengobatinya

Berita Terbaru Setiap orang tentunya ingin memiliki tubuh yang sehat dan juga bugar dalam setiap harinya. Hal ini karena kesehatan yang Anda dapatkan tidak dapat dibeli dengan uang. Tetapi, walaupun sudah bekerja keras untuk menjaga kesehatan tubuh Anda, bila di dalam tubuh sudah mempunyai gen penyakit keturunan, maka Anda juga tida bisa berbuat apa-apa, kecuali mencegah dan juga memberi perawatan yang lebih intensif. Salah satu penyakit keturunan yang harus Anda tahu adalah penyakit thalasemia.

Penyakit thalasemia ini adalah sejenis penyakit turun menurun, yang mana penyakit satu ini nantinya akan menyerang sistem produksi hemoglobin dan juga eritosit. Sehingga seseorang yang sedang menderita penyakit tersebut ditandai dengan rendahnya kadar hb-nya. Hal tersebut karena adanya gangguan kemampuan tubuh dalam memproduksi sejenis protein yang disebut sebagai rantai globin.

Selain hal itu, di setiap harinya para penderita sakit thalasemia ini selalu membutuhkan transfusi darah untuk dapat bertahan hidup. Bila tidak mendapat transfusi darah, maka yang akan terjadi akibatnya akan sangat fatal dan bisa mengancam jiwa. Dan umumnya, transfusi darah yang telah dilakukan oleh penderita penyakit thalasemia harus sesuai dengan jenis penyakit thalasemia yang dideritanya. Penyakit thalasemia ini biasanya diturunkan oleh salah satu orangtua yang tengah mengidap penyakit tersebut. Namun, untuk lebih jelasnya silakan simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Mengenal Lebih Jauh Penyakit Thalasemia dan Cara Mengobatinya

Inilah jenis-jenis penyakit thalasemia

1.Thalasemia alfa minor
Penyakit satu ini terjadi karena adanya 2 gen yang telah mengatur produksi protein berjenis alfa globin yang mana jenis ini mengalami kelainan. Penyakit thalasemia jenis ini biasanya dimiliki wanita yang memang mempunyai latar belakang penyakit anemia. Walaupun ini jenis penyakit thalasemia ringan, akan tetapi penyakit ini juga bisa diturunkan pada anak cucu mereka. Keuntungan dari penyakit tersebut adalah tidak memerlukan transfusi darah, hanya saja harus rajin mengkonsumsi makan makanan yang bergizi untuk menunjang kesehatan tubuh.

2.Thalasemia alfa mayor
Sedangkan untuk jenis penyakit thalasemia satu ini biasanya terjadi pada bayi yang masih ada di dalam kandungan. Dalam kondisi yang seperti ini seseorang tidak mempunyai gen produksi protein globin sama sekali. Selain itu, kondisi inilah yang nantinya akan sebabkan janin di dalam kandungan mengalami thalasemia yang lebih parah lagi, sehingga bayi harus bisa mendapatkan transfusi darah sejak ada dalam kandungan, supaya tetap sehat.

3.Thalasemia beta minor
Selanjutnya adalah penyakit thalasemia beta minor, jenis ini sama halnya dengan penyakit thalasemia alfa minor, sehingga jenis ini pun juga tidak terlalu parah. Efek dari penyakit satu ini relatif lebih kecil, seperti halnya mengalami anemia dan tidak normalnya sel darah merah. Apabila dibandingkan dengan jenis penyakit thalasemia lain, thalasemia beta minor ini tidak perlu melakukan transfusi darah.

4.Thalasemia beta mayor
Dari beberapa jenis penyakit thalasemia yang sudah kami sebutkan di atas, jenis thalasemia beta mayor ini adalah jenis yang paling parah. Jika bayi yang ada dalam kandungan lahir dengan selamat, umumnya bayinya akan mengalami pengembangan tanda atau pun gejala thalasemia dan sering mengalami sakit dalam usia 1 hingga 2 tahun lamanya, sehingga hal ini pastinya bisa sebabkan sirkulasi zat gizi jadi tidak lancar serta pertumbuhan dan juga perkembangan bayi jadi terganggu.

Cara mengobati penyakit thalasemia
Cara mengobati penyakit thalasemia paling umum biasanya dilakukan dengan melakukan transfusi darah. Tetapi, transfusi darah yang dilakukan secara terus-terusan bisa sebabkan penumpukan zat besi di organ tubuh yang sangat vital, seperti hati, jantung, dan kelenjar endokrin yang pada akhirnya akan menjadikan fungsi organ mengalami kerusakan.

Untuk bisa menyingkirkan zat besi yang berlebih di dalam tubuh, maka Anda harus memberikan suntikan pemberian obat thalasemia desferrioxamine. Pemindahan sumsum tulang dapat diperoleh dari pendonor yang berasal dari keluarga. Tetapi, cangkok sumsum tulang belakang ini umumnya akan memiliki resiko yang lebih tinggi lagi dan sangat berbahaya.

Itulah tadi sekilas informasi tentang penyakit thalasemia dan cara mengobatinya semoga saja bisa bermanfaat dan menginspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *